Monday, April 03, 2006

 

prep vs plot

Buku terakhir yang dibeli majikan saya judulnya "the plot against america." Novel sejarah, gitu, deh. Sempat dia bawa ke kantor beberapa minggu, ngendon di atas saya berhari-hari. Sayang kecepatan membacanya lambat banget. Setau saya rata2 dua halaman per hari. Ga tau sibuk kerja, ga tau bego. Kayaknya sih dia rada nyesel beli itu novel. Bagus, sih, tapi kok, gak bikin pengen baca terus-terusan, ya?

Nggak berapa lama istri majikan beli novel judulnya "prep". Suka duka cewek 16 tahun hidup di sekolah asrama. Baanya antusias banget. Menjelang ending, dia bela2in baca di parkiran PS sambil nunggu shuttle bus pake senter. Beneran. Majikan saya lumayan ngiri. Dia gak segitunya sama "the plot..." Begitu "prep" abis dibaca istri, dia langsung pinjem. Eh, dia ketagihan bacanya.
"Prep" kelar dibaca majikan saya dalam waktu satu minggu.

"Makanya, beli novel yang ringan2 aja, tapi bagus," kata istrinya.
Majikan saya cuma nginyem.

Comments: Post a Comment



<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?